[Trik] Facebook Notification untuk iPhone

Oktober 22, 2009 oleh cakadidi

[Trik] Facebook Notification for iPhone

Persiapan

Sebelum melakukan trik Facebook Notification untuk iPhone kesayangan anda, hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut :

  1. Account Facebook [dengan menggunakan email yang support forward]
  2. Account email, bisa bayar, perusahaan, atau gratis yang penting support forward
  3. Install Pushmail 2.0 pada iPhone anda. {maaf belum tersedia di Appulo.us}

Pelaksanaan

Setelah melakukan persiapan diatas maka langkah-langkah selanjutnya adalah setting pada masing-masing account tersebut.

  1. Facebook Account
    1. Masuk ke menu Settings > Account Settings
    2. Fb Set

    3. Klik tabs Notifications
    4. Fb Notif

    5. Centang semua notifikasi yang akan di kirimkan ke imel anda.
    6. Fb Centang

    7. Simpan
  2. Pushmail 2.0

Register account ke pushmail sehingga anda memperoleh alamat imel di ******@dopushmail.com

Pushmail 2.0
Register account

Setting Pushmail
Settings
History

  • Email account
  • Aturlah account email anda untuk di forward ke account Pusmail 2.0 kosong misalkan xxxxx@dopushmail.com dan pastikan juga pengaturan email anda agar copi email tetap di inbox walaupun sudah di forward karena dopushmail tidak akan menyimpan email anda.

    Peringatan

    Selamat menikmati.

    Jual iBook G4 12″ 1.2 Ghz

    Desember 29, 2008 oleh cakadidi

    Mau jual nih, ibook 12″ 1.2 Ghz

    Spec :
    iBook G4 1.2 Ghz
    LCD 12″
    RAM 768MB
    HD 30 GB
    Wifi
    Combo Drive

    Kelengkapan :
    unit + cas
    manual book

    Kondisi :
    - semua berjalan normal
    - mulus, biasalah karena pemakaian
    - keyboard huruf ‘x’ agak kedalem, tapi tetep bisa dipake kog.
    - baterai 10-20 menit

    Software :
    OS X 10.5.6 a.k.a Leopard
    Office 2008
    iLife 06
    dll….
    [kalo mau Tiger bisa diinstallin]

    Harga :
    turun jadi 4.6jt
    tidak termasuk ongkos kirim ya.
    ongkir berat + 7 kg [plus pack kayu] bisa dilihat di www.tikijne.co.id

    gambar :
    About
    about

    Desktop
    desktop

    VGA
    vga

    RAM
    ram

    HDD
    hdd

    Photo phisiknya ya

    Tampak kiri
    Photobucket

    Tampak kanan
    Photobucket

    Tampak atas
    Photobucket

    Tampak terbuka
    Photobucket

    Tampak bawah
    Photobucket

    Tombol ‘x’
    Photobucket

    Sedikit terbuka
    Photobucket

    Kibot
    Photobucket

    Kelengkapan
    Photobucket

    Hub : Adi 081323246595
    Lokasi : Tasikmalaya

    Daftar 27 Kosmetik Berbahaya Menurut BPOM

    November 30, 2008 oleh cakadidi

    Daftar 27 Kosmetik Berbahaya yang ditarik BPOM dari peredaran:

    1. Doctor Kayama (Whitening Day Cream) diproduksi oleh CV. Estetika Karya Pratama, Jakarta mengandung merkuri.
    2. Doctor Kayama (Whitening Night Cream) diproduksi oleh CV. Estetika Karya Pratama, Jakarta mengandung merkuri.
    3. MRC Putri Salju Cream diproduksi oleh CV. Ngongoh Cosmetic, Bekasi mengandung retinoic acid.
    4. MRC PS Crystal Cream diproduksi oleh CV. Ngongoh Cosmetic, Bekasi mengandung retinoic acid.

    5. Blossom Day Cream, tak diketahui produsennya, mengandung Merkuri.
    6.Blossom Night Cream, tak diketahui produsennya, mengandung Merkuri.
    7. Cream Malam, distributor Lily Cosmetics, Yogyakarta mengandung Merkuri.
    8. Day Cream Vitamin E Herbal diproduksi PT. Locos, Bandung mengandung Merkuri.
    9. Locos Anti Flek Vit.E dan Herbal diproduksi PT. Locos, Bandung mengandung Merkuri.
    10. Night Cream Vitamin E Herbal produksi PT Locos, Bandung mengandung Merkuri.
    11. Kosmetik Ibu Sari Krim Siang, tidak ada produsennya, mengandung Merkuri.
    12. Krim Malam, tidak ada produsennya, mengandung Merkuri.
    13. Meei Yung (putih) diimpor dari Huang Zhou mengandung Merkuri.
    14. Meei Yung (kuning) diimpor dari Huang Zhou mengandung Merkuri.
    15. New Rody Special (putih) diimpor dari Shenzhen, China mengandung Merkuri.
    16. New Rody Special (kuning) diimpor dari Shenzen, China mengandung Merkuri.
    17. Shee Na Whitening Pearl Cream dari Atlie Cosmetic mengandung Merkuri
    18. Aily Cake 2 in 1 Eye Shadow “01″, tidak ada produsennya, mengandung merah K.3.
    19. Baolishi Eye Shadow diproduksi dari Baolishi Group Hongkong mengandung Rhodamin B (merah K.10).
    20. Cameo Make Up Kit 3 in 1 Two Way Cake dan Multi Eye Shadow dan Blush dari Tailamei Cosmetic Industrial Company mengandung Rhodamin B.
    21. Cressida Eye Shadow, tak ada produsennya, mengandung Rhodamin B.
    22. KAI Eye Shadoq dan Blush On mengandung Rhodamin B.
    23. Meixue Yizu Eye Shadow diproduksi oleh Meixue Cosmetic Co.Ltd mengandung Merah K.10.
    24. Noubeier Blusher diproduksi oleh Taizhou Xhongcun Tianyuan mengandung Merah K 3.
    25. Noubeier Blush On mengandung merah K 3 dan Rhodamin B.
    26. Noubeier Pro-make up Blusher No.5 diproduksi oleh Taizhou Zhongcun Tianyuan Daily-Use Chemivals Co Ltd mengandung merah K3.
    27. Sutsyu Eye Shadow diproduksi oleh Sutsyu Corp Tokyo mengandung Merah K3.

    Sumber: kompas.com

    Berbagi Cinta

    Oktober 28, 2008 oleh cakadidi

    Semoga bisa menjadi cermin bagi kita…

    Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran Anda? Mungkin berbagi
    dana, berbagi pakaian layak pakai, sembako, susu, atau berbagi makanan. Ya,
    semua jawaban biasanya dalam bentuk materi. Itu mungkin karena di kepala
    kita telah tertancap ide-ide materialistik yang sudah mengglobal. Mengukur
    segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata.
    Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa
    berbagi tidaklah
    mesti berbentuk materi.
    Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti
    asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal
    bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survei
    untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua
    membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.
    Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan
    seorang bocah manis dan lucu. Dia masih sekolah kelas nol besar. Siapa
    namamu nak? sapa ayah saya. Nama saya Nina Om, jawabnya manja. Nina sudah
    punya sepatu baru? tanya ayah saya. Sudah om, dikasih Abah (pemimpin
    panti). Nina juga sudah punya baju baru urai Nina.
    Kalau begitu Nina mau apa? tanya ayah saya. Nggak ah ntar Om marah jawab
    Nina. Nggak sayang, Om nggak akan marah, ayah saya menimpali. Nggak ah ntar
    Om marah, Nina mengulang jawabannya. Ayah saya berpikir, pasti yang diminta
    Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan ayah saya semakin
    menjadi. Maka dia dekati lagi Nina.
    Ayo Nak katakan apa yang kamu minta sayang, pinta ayah saya. Tapi janji ya
    Om tidak marah? jawab Nina manja. Om janji tidak akan marah sayang, tegas
    ayah saya. Bener Om nggak akan marah? sahut Nina agak ragu. Ayah saya
    menganggukkan kepala.
    Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, seberapa
    mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya
    tidak akan marah. Sambil tersenyum Ayah mengatakan ayo Nak, katakan, jangan
    takut, Om tidak akan marah Nak. Bener ya Om nggak marah?, ujar Nina sambil
    terus menatap wajah ayah saya. Sekali lagi ayah saya menganggukkan kepala.
    Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya Mmmm, boleh
    gak
    mulai malam ini saya memanggil Om..dengan paggilan Ayah?. Nina sedih gak
    punya ayah
    Mendengar jawaban itu, Ayah saya tak kuasa membendung air matanya. Segera
    dia peluk Nina, tentu Anakku.. tentu Anakku mulai hari ini Nina boleh
    memanggil Ayah, bukan Om. Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina
    berkata terima kasih ayah, terima kasih ayah…
    Hari itu, adalah hari yang takkan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan
    waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena
    merasa belum memberikan sesuatu berbentuk material kepada Nina maka sebelum
    pulang Ayah bertanya lagi pada Nina, anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan
    datang lagi kemari bersama ibu dan kakak-kakakmu, apa yang kamu minta nak?
    Kan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil Ayah, jawab Nina.
    Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, otoped atau
    yang lain, pasti akan Ayah kasih. jelas Ayah saya.
    Nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, aku minta Ayah bawa foto bareng
    yang ada Ayah, Ibu dan kakak-kakak Nina, boleh kan Ayah? Nina memohon sambil
    memegang tangan Ayah.
    Tiba-tiba kaki Ayah lunglai. Dia berlutut di depan Nina. Dia peluk lagi Nina
    sambil bertanya, buat apa foto itu Nak?
    Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina,
    ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina. Ayah saya memeluk Nina semakin erat,
    seolah tak mau berpisah dengan gadis kecil yang menjadi guru kehidupannya di
    hari itu.
    Terima kasih Nina. Meski usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada
    kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih
    bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka
    kehidupan kita akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain
    merasakan keberadaan kita di dunia.
    Dikutip dari Jamil Azzaini

    TIDAK SEHARUSNYA KITA MENIKAH

    Oktober 28, 2008 oleh cakadidi

    Inikah nasib? Terlahir sebagai menantu bukan pilihan. Tapi aku dan Kania harus tetap menikah. Itu sebabnya kami ada di Kantor Catatan Sipil. Wali kami pun wali hakim. Dalam tiga puluh menit, prosesi pernikahan kami selesai. Tanpa sungkem dan tabur melati atau hidangan istimewa dan salam sejahtera dari kerabat.

    Tapi aku masih sangat bersyukur karena Lukman dan Naila mau hadir menjadi saksi. Umurku sudah menginjak seperempat abad dan Kania di bawahku. Cita-cita kami sederhana, ingin hidup bahagia. Itu 25 tahun yang lalu.

    22 tahun yang lalu,

    Pekerjaanku tidak begitu elite, tapi cukup untuk biaya makan keluargaku. Ya, keluargaku. Karena sekarang aku sudah punya momongan. Seorang putri, kunamai ia Kamila. Aku berharap ia bisa menjadi perempuan sempurna, maksudku kaya akan budi baik hingga dia tampak sempurna. Kulitnya masih merah, mungkin karena ia baru berumur seminggu. Sayang, dia tak dijenguk kakek-neneknya dan aku merasa prihatin. Aku harus bisa terima nasib kembali, orangtuaku dan orangtua Kania tak mau menerima kami. Ya sudahlah. Aku tak berhak untuk memaksa dan aku tidak membenci mereka. Aku hanya yakin, suatu saat nanti, mereka pasti akan berubah.

    19 tahun yang lalu,

    Kamilaku gesit dan lincah. Dia sekarang sedang senang berlari-lari, melompat-lompat atau meloncat dari meja ke kursi lalu dari kursi ke lantai kemudian berteriak “Horeee, Iya bisa terbang”. Begitulah dia memanggil namanya sendiri, Iya. Kembang senyumnya selalu merekah seperti mawar di pot halaman rumah. Dan Kania tak jarang berteriak, “Iya sayaaang,” jika sudah terdengar suara “Prang”. Itu artinya, ada yang pecah, bisa vas bunga, gelas, piring, atau meja kaca. Terakhir cermin rias ibunya yang pecah. Waktu dia melompat dari tempat tidur ke lantai, boneka kayu yang dipegangnya terpental. Dan dia cuma bilang “Kenapa semua kaca di rumah ini selalu pecah, Ma?”

    18 tahun yang lalu,

    Hari ini Kamila ulang tahun. Aku sengaja pulang lebih awal dari pekerjaanku agar bisa membeli hadiah dulu. Kemarin lalu dia merengek minta dibelikan bola. Kania tak membelikannya karena tak mau anaknya jadi tomboy apalagi jadi pemain bola seperti yang sering diucapkannya.

    “Nanti kalau sudah besar, Iya mau jadi pemain bola!” tapi aku tidak suka dia menangis terus minta bola, makanya kubelikan ia sebuah bola. Paling tidak aku bisa punya lawan main setiap sabtu sore. Dan seperti yang sudah kuduga, dia bersorak kegirangan waktu kutunjukkan bola itu. “Horee, Iya jadi pemain bola.”

    17 Tahun yang lalu

    Iya, Iya. Bapak kan sudah bilang jangan main bola di jalan. Mainnya di rumah aja. Coba kalau ia nurut, Bapak kan tidak akan seperti ini. Aku tidak tahu bagaimana Kania bisa tidak tahu Iya menyembunyikan bola di tas sekolahnya. Yang aku tahu, hari itu hari Sabtu dan aku akan menjemputnyanya dari sekolah. Kulihat anakku sedang asyik menendang bola sepanjang jalan pulang dari sekolah dan ia semakin ketengah jalan. Aku berlari menghampirinya, rasa khawatirku mengalahkan kehati-hatianku dan “Iyaaaa…” Sebuah truk pasir telak menghantam tubuhku, lindasan ban besarnya berhenti di atas dua kakiku. Waktu aku sadar, dua kakiku sudah diamputasi. Ya Tuhan, bagaimana ini. Bayang-bayang kelam menyelimuti pikiranku, tanpa kaki, bagaimana aku bekerja sementara pekerjaanku mengantar barang dari perusahaan ke rumah konsumen. Kulihat Kania menangis sedih, bibir cuma berkata “Coba kalau kamu tak belikan ia bola!”

    15 tahun yang lalu,

    Perekonomianku morat marit setelah kecelakaan. Uang pesangon habis untuk ke rumah sakit dan uang tabungan menguap jadi asap dapur. Kania mulai banyak mengeluh dan Iya mulai banyak dibentak. Aku hanya bisa membelainya. Dan bilang kalau Mamanya sedang sakit kepala makanya cepat marah. Perabotan rumah yang bisa dijual sudah habis. Dan aku tak bisa berkata apa-apa waktu Kania hendak mencari ke luar negeri. Dia ingin penghasilan yang lebih besar untuk mencukupi kebutuhan Kamila. Diizinkan atau tidak diizinkan dia akan tetap pergi. Begitu katanya. Dan akhirnya dia memang pergi ke Malaysia.

    13 tahun yang lalu,

    Setahun sejak kepergian Kania, keuangan rumahku sedikit membaik tapi itu hanya setahun. Setelah itu tak terdengar kabar lagi. Aku harus mempersiapkan uang untuk Kamila masuk SMP. Anakku memang pintar dia loncat satu tahun di SD-nya. Dengan segala keprihatinan kupaksakan agar Kamila bisa melanjutkan sekolah. Aku bekerja serabutan, mengerjakan pekerjaan yang bisa kukerjakan dengan dua tanganku. Aku miris, menghadapi kenyataan. Menyaksikan anakku yang tumbuh remaja dan aku tahu dia ingin menikmati dunianya. Tapi keadaanku mengurungnya dalam segala kekurangan. Tapi aku harus kuat. Aku harus tabah untuk mengajari Kamila hidup tegar.

    10 tahun yang lalu,

    Aku sedih, semua tetangga sering mengejek kecacatanku. Dan Kamila hanya sanggup berlari ke dalam rumah lalu sembunyi di dalam kamar. Dia sering jadi bulan-bulanan hinaan teman sebayanya. Anakku cantik, seperti ibunya. “Biar cantik kalo kere ya ke laut aje.” Mungkin itu kata-kata yang sering kudengar. Tapi anakku memang sabar dia tidak marah walau tak urung menangis juga.

    “Sabar ya, Nak!” hiburku.

    “Pak, Iya pake jilbab aja ya, biar tidak diganggu!” pintanya padaku. Dan aku menangis. Anakku maafkan bapakmu, hanya itu suara yang sanggup kupendam dalam hatiku. Sejak hari itu, anakku tak pernah lepas dari kerudungnya. Dan aku bahagia. Anakku, ternyata kamu sudah semakin dewasa. Dia selalu tersenyum padaku. Dia tidak pernah menunjukkan kekecewaannya padaku karena sekolahnya hanya terlambat di bangku SMP.

    7 tahun yang lalu,

    Aku merenung seharian. Ingatanku tentang Kania, istriku, kembali menemui pikiranku. Sudah bertahun-tahun tak kudengar kabarnya. Aku tak mungkin bohong pada diriku sendiri, jika aku masih menyimpan rindu untuknya. Dan itu pula yang membuat aku takut. Semalam Kamila bilang dia ingin menjadi TKI ke Malaysia. Sulit baginya mencari pekerjaan di sini yang cuma lulusan SMP. Haruskah aku melepasnya karena alasan ekonomi. Dia bilang aku sudah tua, tenagaku mulai habis dan dia ingin agar aku beristirahat. Dia berjanji akan rajin mengirimi aku uang dan menabung untuk modal. Setelah itu dia akan pulang, menemaniku kembali dan membuka usaha kecil-kecilan. Seperti waktu lalu, kali ini pun aku tak kuasa untuk menghalanginya. Aku hanya berdoa agar Kamilaku baik-baik saja.

    4 tahun lalu,

    Kamila tak pernah telat mengirimi aku uang. Hampir tiga tahun dia di sana. Dia bekerja sebagai seorang pelayan di rumah seorang nyonya. Tapi Kamila tidak suka dengan laki-laki yang disebutnya datuk. Matanya tak pernah siratkan sinar baik. Dia juga dikenal suka perempuan. Dan nyonya itu adalah istri mudanya yang keempat. Dia bilang dia sudah ingin pulang. Karena akhir-akhir ini dia sering diganggu.

    Lebaran tahun ini dia akan berhenti bekerja. Itu yang kubaca dari suratnya. Aku senang mengetahui itu dan selalu menunggu hingga masa itu tiba. Kamila bilang, aku jangan pernah lupa salat dan kalau kondisiku sedang baik usahakan untuk salat tahajjud. Tak perlu memaksakan untuk puasa sunnah yang pasti setiap bulan Ramadhan aku harus berusaha sebisa mungkin untuk kuat hingga beduk manghrib berbunyi. Kini anakku lebih pandai menasihati daripada aku. Dan aku bangga.

    3 tahun 6 bulan yang lalu,

    Inikah badai? Aku mendapat surat dari kepolisian pemerintahan Malaysia, kabarnya anakku ditahan. Dan dia diancam hukuman mati, karena dia terbukti membunuh suami majikannya. Sesak dadaku mendapat kabar ini. Aku menangis, aku tak percaya. Kamilaku yang lemah lembut tak mungkin membunuh. Lagipula kenapa dia harus membunuh. Aku meminta bantuan hukum dari Indonesia untuk menyelamatkan anakku dari maut. Hampir setahun aku gelisah menunggu kasus anakku selesai. Tenaga tuaku terkuras dan airmataku habis. Aku hanya bisa memohon agar anakku tidak dihukum mati andai dia memang bersalah.

    2 tahun 6 bulan yang lalu,

    Akhirnya putusan itu jatuh juga, anakku terbukti bersalah. Dan dia harus menjalani hukuman gantung sebagai balasannya. Aku tidak bisa apa-apa selain menangis sejadinya. Andai aku tak izinkan dia pergi apakah nasibnya tak akan seburuk ini? Andai aku tak belikan ia bola apakah keadaanku pasti lebih baik? Aku kini benar-benar sendiri. Wahai Allah kuatkan aku.

    Atas permintaan anakku aku dijemput terbang ke Malaysia. Anakku ingin aku ada di sisinya di saat terakhirnya. Lihatlah, dia kurus sekali. Dua matanya sembab dan bengkak. Ingin rasanya aku berlari tapi apa daya kakiku tak ada. Aku masuk ke dalam ruangan pertemuan itu, dia berhambur ke arahku, memelukku erat, seakan tak ingin melepaskan aku.

    “Bapak, Iya Takut!” aku memeluknya lebih erat lagi. Andai bisa ditukar, aku ingin menggantikannya.

    “Kenapa, Ya, kenapa kamu membunuhnya sayang?”

    “Lelaki tua itu ingin Iya tidur dengannya, Pak. Iya tidak mau. Iya dipukulnya. Iya takut, Iya dorong dan dia jatuh dari jendela kamar. Dan dia mati. Iya tidak salah kan, Pak!”

    Aku perih mendengar itu. Aku iba dengan nasib anakku. Masa mudanya hilang begitu saja. Tapi aku bisa apa, istri keempat lelaki tua itu menuntut agar anakku dihukum mati. Dia kaya dan lelaki itu juga orang terhormat. Aku sudah berusaha untuk memohon keringanan bagi anakku, tapi menemuiku pun ia tidak mau. Sia-sia aku tinggal di Malaysia selama enam bulan untuk memohon hukuman pada wanita itu.

    2 tahun yang lalu,

    Hari ini, anakku akan dihukum gantung. Dan wanita itu akan hadir melihatnya. Aku mendengar dari petugas jika dia sudah datang dan ada di belakangku. Tapi aku tak ingin melihatnya. Aku melihat isyarat tangan dari hakim di sana. Petugas itu membuka papan yang diinjak anakku. Dan ‘blass” Kamilaku kini tergantung. Aku tak bisa lagi menangis. Setelah yakin sudah mati, jenazah anakku diturunkan mereka, aku mendengar langkah kaki menuju jenazah anakku. Dia menyibak kain penutupnya dan tersenyum sinis. Aku mendongakkan kepalaku, dan dengan mataku yang samar oleh air mata aku melihat garis wajah yang kukenal.

    “Kania?”

    “Mas Har, kau . !”

    “Kau … kau bunuh anakmu sendiri, Kania!”

    “Iya? Dia..dia . Iya?” serunya getir menunjuk jenazah anakku.

    “Ya, dia Iya kita. Iya yang ingin jadi pemain bola jika sudah besar.”

    “Tidak … tidaaak … ” Kania berlari ke arah jenazah anakku. Diguncang tubuh kaku itu sambil menjerit histeris. Seorang petugas menghampiri Kania dan memberikan secarik kertas yang tergenggam di tangannya waktu dia diturunkan dari tiang gantungan. Bunyinya “Terima kasih Mama.” Aku baru sadar, kalau dari dulu Kamila sudah tahu wanita itu ibunya.

    Setahun lalu,

    Sejak saat itu istriku gila. Tapi apakah dia masih istriku. Yang aku tahu, aku belum pernah menceraikannya. Terakhir kudengar kabarnya dia mati bunuh diri. Dia ingin dikuburkan di samping kuburan anakku, Kamila. Kata pembantu yang mengantarkan jenazahnya padaku, dia sering berteriak, “Iya sayaaang, apalagi yang pecah, Nak.” Kamu tahu Kania, kali ini yang pecah adalah hatiku. Mungkin orang tua kita memang benar, tak seharusnya kita menikah. Agar tak ada kesengsaraan untuk Kamila anak kita. Benarkah begitu Iya sayang? (true story/CN02)

    dari email….

    5 Tips Unik Berkaitan dengan HP Anda

    Oktober 28, 2008 oleh cakadidi

    1. Nomor darurat.
    Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika Anda sedang di daerah
    yang sulit menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan
    tekan 112, maka HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor
    darurat bagi Anda. Yang menarik, nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad
    di-lock. Cobalah.

    2. Baterai cadangan tersembunyi
    Kalau baterai HP Nokia Anda hampir habis, padahal Anda sedang menunggu
    telpon penting, silahkan tekan *3370#, maka telpon Anda otomatis restart dan
    baterai akan bertambah 50%. Baterai cadangan ini akan terisi waktu Anda
    mencharge HP Anda.

    3. Kunci remote mobil Anda ketinggalan di dalam mobil?
    Kalau kunci Anda ketinggalan di dalam mobil dan remote cadangannya di rumah,
    maka telponlah orang rumah dengan HP, lalu dekatkan HP Anda ke mobil kurang
    lebih 30cm, dan minta orang rumah untuk mendekatkan remotenya ke telepon
    yang dipakainya lalu menekan tombol pembuka pada remote cadangan tersebut.
    Voila… mobil Anda pun akan terbuka!

    4. Cek keabsahan mobil/motor (Jakarta area only)
    Contoh: Ketik metro b86301o (nomer polisi kendaraan), kirim ke 1717, nanti
    akan ada balasan dari kepolisian mengenai data” kendaraan tersebut. Tips ini
    juga berguna untuk mengetahui data” mobil bekas yang hendak Anda beli/incar.

    5. Dirampok di ATM
    Jika jiwa Anda terancam karena sedang ditodong penjahat dan Anda diminta
    untuk mengeluarkan uang dari ATM, maka Anda bisa minta pertolongan diam”
    dengan memberikan nomor pin secara terbalik. Misal nomer asli pin Anda 1234,
    bila diinput 4321 di ATM maka mesin tetap akan mengeluarkan uang tapi juga
    tanda bahaya ke kantor polisi tanpa diketahui penjahat tsb. Fasilitas ini
    tersedia di seluruh ATM tapi hanya sedikit orang yang tahu. Tolong sebarkan
    info ini kepada yang lain.

    Semoga bermanfaat.

    dari email….

    Produk susu, permen dan es krim yang tercemar melamin

    September 23, 2008 oleh cakadidi

    Rabu, 24/09/2008 05:28 WIB
    Mengandung Susu China, Puluhan Produk Makanan Ditarik 
    Ramadhian Fadillah - detikNews

    Jakarta - Sejumlah produk makanan yang mengandung susu China ditarik dari peradaran. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyurati Asosiasi Peritel Indonesia, untuk melakukan penarikan, menyegel dan melaporkannya ke BPOM. 

    Produk-produk yang ditarik dari peredaran karena diduga mengandung susu dari China adalah: 

    Jinwel Yougoo (susu fermentasi rasa jeruk, aneka buah, dan tanpa rasa), Guozhen (susu bubuk full cream), Meiji Indoeskrim Gold Monas (rasa coklat dan vanila), Oreo Stick Wafer, Oreo Sandwich Cookies, M&M’s (Kembang gula coklat susu), Snicker’s (Biskuit-Nougat lapis coklat), Dove Choc (Kembang gula coklat), Natural Choice yogurt Flavoured Ice Bar, Yili Bean Club (matcha Read Bean ice bar, red bean ice bar, Yili Prestige Chocliz, Chesnut Ice Bar), Nestle Dairy Farm UHT pure mild, Yili High Calcium low fat Milk Beverage, Yili High Calcium Milk Beverage, Yili pure milk, Dutch Lady Strawberry Flavoured milk, White Rabbit creamy candy, dan Yili Choice Dairy Frozen Yogurt Bar. 
    BPOM juga menjelaskan tidak ada susu bayi dari China. Namun diakui memang ada susu bubuk full cream dari China untuk orang dewasa dengan merk Guozhen.

    “Itu sedang kita lakukan pemeriksaan,” ujar Kepala BPOM Rubiana Husniah Thamrin Akib dalam keterangan pers tertulis dari Pusat Komunikasi Publik Depkes, Selasa (23/9/2008).

    Ance, panggilan akrab Rubiana, meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan produk susu ilegal, yang tidak terdaftar, beredar di pasaran kepada BPOM melalui nomor 021-4263333.

    (rdf/did)

    Hello world!

    September 21, 2008 oleh cakadidi

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!